Pedoman dariku Terindah untuk yang Ingin Indah
weLcome to the reaL enTrance of the reaL Life
Selasa, 10 Mei 2011
Cara Beramal dan Beribadah yang Kebenarannya Tidak Diragukan
Bismillah.
Pada artikel kali ini, saya ingin sedikit menumpahkan isi hati yang semoga dapat menjadi bahan renungan bagi kita semua, tentunya tanpa mengesampingkan hal bahwasanya pemikiran saya ini “mungkin” masih jauh dari pemikiran yang lurus dan sempurna (benar secara mutlak). Artikel ini saya buat sekaligus untuk mengingatkan dan menasihati diri saya sendiri agar tetap istiqomah dan jauh dari kesesatan.
Kita hidup di dunia ini tentu saja adalah untuk beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena di ayat Alqur’an telah disingkapkan bahwasanya Allah menciptakan jin dan manusia adalah untuk beribadah kepada-Nya. Siapakah yang menjadi teladan terbaik dalam melakukan ibadah ini? Tentu saja adalah Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wassalam karena beliaulah kekasih Allah dan manusia yang paling sempurna dan luput dari kesalahan. Islam telah disempurnakan oleh Allah dan tentunya syari’atnya pun telah sempurna sehingga kita tidak boleh menambah-nambah syari’at tersebut.
Apakah kita mengira ada cara beribadah yang lebih sempurna dari Rasulullah? Tentu saja tidak ada karena Rasulullah memang adalah rasul Allah yang dibimbing oleh wahyu dari Allah. Alangkah jahat, sombong, dan bodohnya kita bilamana kita merasa bahwa kita memiliki cara beribadah yang lebih sempurna dari Rasulullah sehingga kita senantiasa beribadah dengan cara-cara kita sendiri yang kita pikir dengan logika kita bahwa cara kita ini akan lebih disukai Allah daripada cara Rasulullah. TIDAK MUNGKIN seperti itu karena hal seperti inilah yang dapat menjurus ke perbuatan bid’ah di mana bid’ah itu sesat dan kesesatan itu tempatnya adalah di neraka (sesuai sabda Rasulullah). Alangkah baiknya bilamana dalam beribadah kita senantiasa mencontoh dari Rasulullah sehingga ibadah kita akan diterima dan diletakkan Allah di sisi-Nya, kembali lagi tentu saja karena Rasulullah adalah manusia yang paling sempurna dan yang membawa syari’at Allah yang wajib kita ikuti. Oleh karena itu, janganlah sampai kita mendahului serta menyelisihi Rasulullah dalam cara beramal dan beribadah (seolah-olah kita sok pintar dan menambahi syari’at Allah). Haruslah kita jauhi perbuatan itu karena kita ingin menjadi orang yang paling mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi dari sesuatu apa pun. Wallahu a’lam.
Minggu, 08 Mei 2011
Begadang Lah Surga Dunia yang Sebenarnya
Nasihat dan hikmah yang terkandung dalam tema kali ini harus kita kaji secara mendalam karena sesungguhnya memiliki manfaat yang hakiki untuk merintis jalan mendapatkan kepuasan batin yang abadi.
Pada dasarnya, sifat alamiah manusia adalah tidur pada malam hari hingga pagi. Memang benar adanya seperti itu. namun, hendaknya kita merubah sementara sifat tersebut karena itu belum tentu baik dan sesuai karena siapa tau ada yang berbeda dari diri kita. Salah satu prinsip yang dapat kita aplikasikan walaupun dengan sedikit paksaan adalah bahwasanya minoritas lebih kreatif dan unggul dari mayoritas. Kita harus berlomba-lomba menjadi unik/berbeda dengan orang lain. Salah satu bentuknya adalah dengan beraktivitas malam.
Mari kita renungi bagaimana suasana malam yang begitu menyejukkan kalbu. Bayangkan pula bahwa alangkah indahnya dan bermanfaatnya malam bila dilalui dengan hal-hal yang bermanfaat. Kita (baik wanita maupun pria) bisa berimajinasi memikirkan diri kita sambil menghisap "cigarette" ditemani dengan "kopi" diiringi dengan "nasihat obrolan" dari sesama kita yang ikut menikmati surga dunia seperti kita pada malam hari tersebut. Pada malam hari suasananya sangat mendukung untuk berdiskusi mengenai kehidupan dunia dan akhirat. Pada malam hari, kita juga bisa beribadah dengan khusyuk (tak diragukan lagi). *Bila seandainya memang pada pagi harinya kita mengantuk, maka tidurlah. Jika kerja maka liburlah sementara. Jika sekolah, maka boloslah sementara. jika takut sakit, maka minumlah obat dan suplemen untuk mencegah penyakit. (*untuk masa percobaan beraktivitas di malam hari)
Marilah kita mencoba mengaplikasikan temuan dan pemikiran spektakuler ini. Apakah memang pemikiran ini sesuai dengan diri kita setelah kita mencobanya?? Itu semua tergantung dari pola pikir kita. Jika memang dengan mencoba hal ini kita menjadi lebih semangat dan bahagia dalam menikmati hari-hari maka berarti kita termasuk orang-orang yang beruntung dan dapat memanfaatkan keindahan dan kenyamanan malam.
Tentunya tak lupa kita senantiasa berdo'a agar tak tersesat karena Allah lah pemilik segalanya termasuk yang membolak-balikkan hati kita. Wallahu a'lam
Tak Bisa Diungkapkan dengan Kata-kata
Pernahkah di benak kalian kalian memikirkan bagaimana sosok seorang pria sejati? Ya, sebagai orang yang ingin menjalani kisah du dunia ini dengan penuh "confidence" - "kepercayaan diri", pastilah kita semua sering atau bahkan senantiasa memikirkan hal krusial itu. Bagi wanita yang ingin bahagia, mutlak harus memikirkan sosok itu agar kehidupannya terjamin bahagia dan sentosa sampai akhir hayatnya.
Hmmm... tanpa berpanjang lebar lihatlah sosok yang saya tampilkan di atas. Sosok itu terlihat penuh hal positif dan menjanjikan sebuah "ke-tak terkalahkan-an" - "invincibility" dalam segala hal. Impikanlah untuk meneladani sosok itu dari berbagai segi agar kita senantiasa menyadari keindahan dari ciptaan Allah SWT karena memimpikannya "MUNGKIN" akan membawa kita menuju kegemilangan.
Langganan:
Postingan (Atom)


